Sambat yukk


Selamat hari kamis pembacaku yang manis, emmm udah di penghujung hari aja nihh, pasti banyak diantara teman-teman yang memiliki rutinitas kegiatan di malam jumat.

Sejujurnya hari ini, aku sedang kurang begitu bersemangat, bekerja hari ini pun terasa lebih melelahkan. Yaa wajar aja sih karena memang aku pun kurang beristirahat sejak beberapa hari ini. Bekerja 18jam lebih perhari terkadang membuatku bersemangat tiada henti, namun terkadang juga membuatku lemas tak berdaya seperti hari ini.

Belum lagi, perkara hati, perasaan, dan juga pikiran yang sering kali menguras emosi ketika sedang diguncang oleh keadaan. Berpatner memang tidak selalu mudah, ada kalanya ketika sama-sama lelah saling melempar salah, atau saling menunjukkan diri merasa yang paling berperan dalm proses ini.

“kok kamu gak ada senyum dari tadi?” Tanya seseorang yang ada di sampingku siang tadi

“kamu mau apa bilang, biar aku beliin” tambahnya lagi

“gak mau apa-apa” sahutku

                Cuaca yang begitu panas membuat pikiran dan suasana hatiku pun ikut memanas

“yaudah mas pergi yaa?” tanyanya lagi

“iya, pergi aja” sahutku lagi

                Huft, semakin lelah rasanya mendengar itu, “ andai kamu tau aku memang sedang tidak ingin apa-apa, hanya saja jika senyummu bisa mengobati rasa, aku hanya ingin kamu tidak kemana-mana itu saja.” Sayangnya, dia sungguh pergi dan cukup lama tidak muncul lagi, tentu saja ada perasaan kecewa, tapi yaa mau bagaimana lagi aku pun tidak cukup pandai untuk menahan seseorang pergi.

                Tetapi, siapa sangka dia kembali dengan membawa jus jeruk yang sangat cocok untuk dinikmati di tengah cuaca yang sepanas siang tadi. “ah maaf, lagi-lagi aku sudah berburuk sangka padanya” batinku sembari mengulas senyum dan mengucapkan terimakasih.

                Terimakasih yang aku ucapkan bukan hanya sekedar tentang jus jeruk yang dia beri, namun juga tentang upayanya untuk membuat suasana hati ku lebih baik lagi.

                Entah aku yang terlalu percaya diri atau apa, namun tentu saja aku bahagia, ada seseorang yang bersedia mengupayakan untuk membuat mood ku baik kembali. Seketika pikiranku perlahan kembali membaik, sehingga setiap kali ada pelanggan yang datang , tubuhku tidak lagi terasa berat dalam melayani.

                Sore harinya, seperti biasa patner kerjaku datang untuk nganterin stok dan juga ngambil uang storan hari kemarin, dan seperti biasa juga ngajakin rebut pada permasalahan yang ga penting. Aku yang sudah mulai bosan, yaa aku dengarkan begitu aja, tanpa banyak menanggapi apa yang dibicarakan.

                Sepertinya ada banyak energi negatif yang menyelimutiku, karena badanku rasanya lelah sekali, dan juga punggungku rasanya pegal-pegal banget, padahal sebelumnya tidak sama sekali. Sesekali aku rabahkan punggungku ketika sedang tidak ada pelanggan yang dating, namun tetap saja tidak mengurangi rasa pegalnya sedikitpun.

“husna, yukk semangat masih banyak hal yang sebaiknya kamu lakukan di malam ini” batinku menyemangati diri. Seketika terbayang kasurku di kamar kosan yang membuat rinduku semakin dalam kepadanya. Saat sedang asyik ngebayangin kasurku yang super nyamanin di kamar kosan, tiba-tiba saja laptop mati karena colokannya kecabut. Laptop temanku memang mengemaskan, namun lebih baik masih bisa dipakai dari pada laptop ku yang mati tanpa alasan.

Alhasil, ada dua paragraph yang belum sempat tersimpan, duhh gemas sekali rasanya. Hmmm membuyarkan lamunku dan kembali berfikir apa yang aku tuliskan tadi.

 

Kamis, 27 Mei 2021

Yogyakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengontrol atau Memaksa?

3 TIPS NGEBUCININ DIRI SENDIRI

3 Tips Jitu Mengalahkan Mental Block